
Indobangkit.com SIDOARJO,– Demi menjaga keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas masyarakat, Kapolsek Tarik AKP Musran S.Pd memimpin langsung kegiatan pengalihan arus ke jalan alternatif di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di pertigaan Utara Bendungan Rolak 9, Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.

Giat pengalihan jalan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah potensi kecelakaan dan kemacetan, mengingat kondisi jalur di sekitar Bendungan Rolak 9 yang saat ini membutuhkan pengaturan ekstra, lantaran adanya proyek negara serta demi keselamatan bersama para pengguna jalan.

Sejak pagi hari, AKP Musran S.Pd bersama anggota Polsek Tarik tampak turun langsung ke lapangan. Dengan humanis, personel memberikan imbauan dan mengarahkan pengendara roda dua maupun roda empat untuk menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.
Menurut AKP Musran S.Pd, kegiatan ini merupakan wujud pelayanan Polri kepada masyarakat. “Kami melakukan pengalihan ke jalan alternatif ini semata-mata demi keselamatan bersama. Kami ingin memastikan seluruh pengguna jalan merasa aman dan nyaman saat melintas,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Lokasi di pertigaan utara bendungan Rolak 9 Desa Mliriprowo dipilih sebagai titik fokus pengalihan, karena merupakan simpul pertemuan arus dari beberapa arah. Menurutnya, tanpa pengaturan yang baik, titik ini rawan terjadi penumpukan kendaraan dan berpotensi membahayakan pengendara.
Dalam pelaksanaannya, Polsek Tarik juga memasang rambu-rambu darurat dan penanda jalan alternatif agar masyarakat tidak kebingungan. Anggota juga disiagakan di beberapa titik strategis untuk membantu memberikan petunjuk arah.
Warga Desa Mliriprowo menyambut positif langkah cepat yang diambil Kapolsek Tarik. Mereka menilai kehadiran polisi di lapangan sangat membantu, terutama pada jam-jam sibuk ketika volume kendaraan meningkat.
Selain melakukan pengalihan arus, AKP Musran S.Pd juga menyempatkan diri memberikan edukasi arahan tentang pentingnya tertib berlalu lintas, seperti penggunaan helm, mematuhi rambu, dan menjaga kecepatan kendaraan.
Kapolsek Tarik menegaskan bahwa giat pengalihan jalan alternatif ini akan dilakukan secara situasional dan berkelanjutan sejak 22 September 2026 hingga 7 Januari 2027, dengan melihat kondisi di lapangan. Koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan untuk penanganan jangka panjang.
Situasi selama kegiatan berlangsung terpantau aman, tertib, dan kondusif. Arus lalu lintas yang dialihkan melalui jalan alternatif berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti.
Di akhir kegiatan, AKP Musran S.Pd selaku Kapolsek Tarik, Polresta Sidoarjo berharap masyarakat dapat memahami dan mendukung upaya yang dilakukan kepolisian. Keselamatan adalah prioritas utama, dan hal tersebut hanya bisa terwujud dengan kerja sama antara petugas dan masyarakat.
Pewarta moh sokip
Tidak ada komentar