Dari Pamekasan, Danrem Bhaskara Jaya Bangun Semangat Pengabdian Lewat MANTAP

waktu baca 3 menit
Sabtu, 3 Okt 2026 09:16 0 7 Mei Swandini

Indobangkit.com Pamekasan – Kepedulian kepada keluarga besar TNI dan semangat untuk terus memberikan pengabdian terbaik menjadi pesan utama dalam kunjungan kerja Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir ke Makodim 0826/Pamekasan, Jalan Letnan Maksum No. 1, Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (3/10/2026).

Kunjungan tersebut diawali dengan kegiatan penuh makna berupa pemberian santunan kepada Warakawuri dan anak-anak yatim-piatu. Kehadiran Danrem bersama rombongan tidak hanya menjadi bagian dari agenda kedinasan, tetapi juga menghadirkan perhatian dan kepedulian kepada keluarga yang menjadi bagian dari keluarga besar TNI.

Suasana keakraban semakin terasa saat Danrem disambut Dandim 0826/Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, S.H., M.Han., bersama Perwira Staf dan para Danramil jajaran Kodim 0826/Pamekasan.

Dalam arahannya, Brigjen TNI Kohir mengajak seluruh prajurit untuk menjadikan setiap tugas sebagai kesempatan memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan masyarakat.

Menariknya, Danrem mengaitkan kunjungannya ke Pamekasan dengan angka 26 yang memiliki cerita tersendiri dalam perjalanan tugasnya.

“Saya datang ke sini ada makna dengan angka 26. Saya pernah menjadi Dandim 0426/Tulang Bawang dan 0726/Sukoharjo. Jadi angka 26 ini mempunyai chemistry tersendiri bagi saya,” ujar Danrem.

Di hadapan prajurit dan Persit, Danrem kemudian menyampaikan sebuah pesan sederhana namun sarat makna melalui slogan MANTAP, yakni aMan, Terbaik, Adaptif dan Profesional.

Menurutnya, menjadi prajurit yang aMan berarti mampu menjaga diri, keluarga, satuan serta lingkungan dari berbagai persoalan. Prajurit juga harus mampu menciptakan suasana yang kondusif dalam kehidupan kedinasan maupun bermasyarakat.

Kemudian Terbaik, yakni senantiasa memberikan kemampuan maksimal dalam setiap tugas. Setiap kegiatan, prestasi maupun tindakan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan menjadi cerminan kehormatan seorang prajurit.

Sementara Adaptif berarti mampu mengikuti perubahan zaman. Danrem mengingatkan pentingnya kepekaan terhadap perkembangan teknologi, informasi, berita dan media sosial.

Khusus kepada para Babinsa, Danrem menegaskan peran mereka sebagai ujung tombak TNI AD di tengah masyarakat. Babinsa diharapkan tidak hanya hadir ketika ada persoalan, tetapi juga mampu menjadi pelopor, teladan dan penyampai informasi positif tentang TNI kepada masyarakat.

Media sosial, lanjut Danrem, hendaknya digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan potensi dan menyampaikan berbagai kegiatan positif.

“Manfaatkan media sosial untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki dalam kegiatan positif. Jangan sampai media sosial justru digunakan untuk hal yang tidak bermanfaat,” pesannya.

Sedangkan Profesional menjadi landasan penting dalam pelaksanaan tugas. Setiap prajurit dituntut bekerja sesuai standar dan tanggung jawab masing-masing.

Danrem juga mengingatkan Persit mengenai pentingnya peran keluarga dalam mendukung keberhasilan tugas prajurit. Menjadi ibu yang baik bagi anak-anak, menjaga keharmonisan rumah tangga dan memberikan dukungan kepada suami merupakan bagian penting dalam membangun keluarga yang kuat.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem turut mengingatkan jajaran Kodim 0826/Pamekasan untuk mempersiapkan keterlibatan dalam agenda penutupan Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat di wilayah Pulau Madura yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Kesiapan personel, koordinasi dan dukungan seluruh unsur menjadi perhatian agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Madura.

Turut hadir PJU Korem 084/Bhaskara Jaya, Dandim 0826/Pamekasan, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 084 PD V/Brawijaya, para Danramil jajaran, Perwira, Bintara, Tamtama serta PNS jajaran Kodim 0826/Pamekasan.
(Penrem084)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA