Danramil Sedati Hadiri Peringatan Hari Santri, Perkuat Cinta Tanah Air

waktu baca 3 menit
Kamis, 22 Okt 2026 08:05 0 0 View Mei Swandini

Indobangkit.com SIDOARJO – Semangat keislaman dan nasionalisme mewarnai peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang berlangsung di MTs Nurul Huda, Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meneguhkan nilai-nilai keagamaan, serta menumbuhkan semangat kebangsaan di kalangan santri sebagai generasi penerus bangsa.

Danramil 0816/18 Sedati, Kapten Caj M. Lutfi Anam, bersama Babinsa Serka Fatekur Rohman, menghadiri kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut. Kehadiran jajaran Koramil Sedati merupakan bentuk dukungan TNI terhadap kegiatan pendidikan keagamaan sekaligus upaya memperkuat hubungan dengan lingkungan pesantren, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

Peringatan Hari Santri Nasional memiliki makna penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Santri dan ulama tidak hanya berperan dalam mengembangkan pendidikan agama, tetapi juga memiliki catatan sejarah dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Melalui peringatan ini, nilai-nilai perjuangan, pengabdian, kedisiplinan, dan persatuan diharapkan terus tertanam dalam diri para santri. Lingkungan pendidikan seperti MTs Nurul Huda juga menjadi ruang penting untuk membentuk generasi muda yang memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan, pemahaman agama, akhlak mulia, dan kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat.

Danramil 0816/18 Sedati, Kapten Caj M. Lutfi Anam, menyampaikan bahwa Hari Santri Nasional hendaknya dijadikan momentum untuk merefleksikan kembali peran santri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, santri memiliki potensi besar untuk menjadi generasi yang berkarakter, berintegritas, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.

“Peringatan Hari Santri Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk meneladani perjuangan para ulama dan santri yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa Indonesia. Semangat perjuangan tersebut perlu diteruskan melalui belajar dengan tekun, menjaga akhlak, meningkatkan kedisiplinan, serta mengamalkan ilmu yang diperoleh untuk kebaikan masyarakat,” ungkap Kapten Caj M. Lutfi Anam.

Ia menegaskan, kecintaan terhadap agama dan Tanah Air merupakan dua nilai yang dapat berjalan beriringan. Para santri diharapkan mampu menjadi pribadi yang menjunjung tinggi toleransi, menghormati perbedaan, menjaga persaudaraan, serta berperan aktif dalam memelihara kerukunan di tengah masyarakat.

Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini semakin beragam, mulai dari perkembangan teknologi informasi hingga perubahan pola pergaulan. Karena itu, pendidikan agama, pembentukan karakter, dan pendampingan dari para guru serta orang tua menjadi bekal penting agar generasi muda mampu memilah informasi, bersikap bijak, dan tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif.

“Santri harus memiliki semangat untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan diri. Jadilah generasi yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki wawasan luas, disiplin, mandiri, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Dengan bekal tersebut, santri dapat mengambil peran dalam membangun masyarakat dan mendukung kemajuan bangsa,” tambahnya.

Kapten Caj M. Lutfi Anam juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan masyarakat dalam membina generasi muda. Menurutnya, upaya membentuk karakter anak bangsa tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kepedulian dan kerja sama yang berkesinambungan.

Ia berharap peringatan Hari Santri Nasional di Desa Kalanganyar dapat semakin memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong para santri untuk terus menorehkan prestasi di bidang pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat.

Kehadiran Danramil dan Babinsa dalam kegiatan tersebut juga mencerminkan komitmen aparat kewilayahan untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat. Kedekatan ini diharapkan dapat memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang harmonis, aman, dan kondusif.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 di MTs Nurul Huda, Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, diharapkan lahir generasi santri yang religius, berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki semangat nasionalisme yang kuat. Dengan menjadikan nilai-nilai perjuangan sebagai teladan, para santri diharapkan mampu meneruskan cita-cita para pendahulu melalui karya, prestasi, dan pengabdian nyata bagi agama, masyarakat, dan bangsa Indonesia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA