Kunjungan ke Kodim 0826/Pamekasan, Danrem Bhaskara Jaya Titip Pesan MANTAP untuk Prajurit

waktu baca 3 menit
Sabtu, 3 Okt 2026 09:19 0 7 Mei Swandini

Indobangkit.com Pamekasan – Kunjungan kerja tidak selalu tentang kedinasan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan berbagi kepedulian. Hal itu tergambar dalam kunjungan kerja Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir ke Makodim 0826/Pamekasan, Jalan Letnan Maksum No. 1, Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada para Warakawuri serta anak-anak yatim-piatu. Momen tersebut menjadi bagian yang menyentuh dalam rangkaian kunjungan, sekaligus mencerminkan kepedulian dan perhatian keluarga besar TNI terhadap mereka yang membutuhkan.

Kedatangan Danrem 084/Bhaskara Jaya disambut hangat oleh Dandim 0826/Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, S.H., M.Han., beserta Perwira Staf dan para Danramil jajaran Kodim 0826/Pamekasan.

Dalam arahannya, Brigjen TNI Kohir menyampaikan bahwa kunjungannya ke Kodim 0826/Pamekasan memiliki makna tersendiri. Angka 26, menurut Danrem, memiliki cerita dan kedekatan dalam perjalanan pengabdiannya.

“Saya datang ke sini ada makna dengan angka 26. Saya pernah menjadi Dandim Tulang Bawang 0426/TB dan Dandim 0726/Sukoharjo. Karena itu, angka 26 memiliki chemistry tersendiri bagi saya,” ungkapnya.

Di hadapan prajurit dan Persit, Danrem kemudian memperkenalkan semangat MANTAP, yang menjadi pesan untuk membangun pribadi prajurit dan keluarga yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan.

MANTAP dimaknai sebagai aMan, Terbaik, Adaptif, dan Profesional.

Aspek aMan, menurut Danrem, bukan hanya berkaitan dengan keamanan dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga bagaimana setiap prajurit mampu menjaga diri, keluarga dan lingkungan dari berbagai persoalan, baik dalam kedinasan maupun kehidupan bermasyarakat.

Sementara menjadi Terbaik, berarti setiap prajurit harus senantiasa berusaha memberikan prestasi dan kinerja terbaik dalam setiap tugas maupun kegiatan yang diikuti. Sikap, perilaku dan setiap tindakan harus mencerminkan jati diri seorang prajurit.

Selanjutnya, Adaptif menjadi tuntutan di tengah perubahan zaman. Prajurit harus peka terhadap situasi, melek teknologi, mengikuti perkembangan informasi, berita dan media sosial. Babinsa sebagai ujung tombak kewilayahan juga diharapkan mampu menjadi pelopor sekaligus teladan bagi masyarakat.

Danrem menekankan agar media sosial dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi positif dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki, bukan untuk hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi.

“Babinsa harus menjadi ujung tombak dan pelopor di tengah masyarakat. Sampaikan berita-berita positif tentang TNI dan berikan keteladanan kepada masyarakat,” pesannya.

Pada aspek Profesional, Brigjen TNI Kohir mengingatkan bahwa profesi prajurit TNI maupun Persit merupakan profesi yang mulia. Profesionalisme harus diwujudkan melalui pelaksanaan tugas sesuai standar yang telah ditetapkan.

Selain memberikan pengarahan, Danrem juga meminta jajaran Kodim 0826/Pamekasan untuk mempersiapkan diri menghadapi agenda penutupan Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat di wilayah Pulau Madura yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Pesan MANTAP yang disampaikan Danrem diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi menjadi semangat yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari: aman dalam bertindak, terbaik dalam pengabdian, adaptif menghadapi perubahan, dan profesional dalam menjalankan tugas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut PJU Korem 084/Bhaskara Jaya, Dandim 0826/Pamekasan, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 084 PD V/Brawijaya, para Danramil jajaran, Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS jajaran Kodim 0826/Pamekasan.
(Penrem084)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA