
Indobangkit.com Madiun – Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah anak-anak Pondok Tahfidz Quran Al Jaliil saat mereka duduk bersama para prajurit Korem 081/DSJ menikmati makan siang di Aula Jenderal Sudirman, Makorem, Jl. Pahlawan No. 50, Kota Madiun, Jumat (4/9/2026). Suasana sederhana itu berubah menjadi momen penuh kehangatan dan kebersamaan.
Bagi anak-anak pesantren, makan siang bersama mungkin terlihat sebagai kegiatan yang biasa. Namun, kebersamaan dengan para prajurit menghadirkan cerita yang berbeda.
Di tengah hidangan yang tersaji, ada perhatian yang diberikan. Di antara obrolan ringan, ada rasa kedekatan yang terbangun. Sesekali juga terdengar canda dan tawa yang mampu menghidupkan suasana.
Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyebut kegiatan tersebut sebagai salah satu bentuk kepedulian dan upaya berbagi kebahagiaan yang dilakukan satuannya kepada masyarakat.
“Sebagai prajurit TNI, kami sadar betul bahwa kami berasal dari rakyat. Sudah sepatutnya kami memberikan kepedulian dan berbagi dengan siapa saja, termasuk anak-anak pondok pesantren,” kata Danrem usai kegiatan.
Menurut dia, berbagi juga tidak selalu harus diwujudkan dalam sesuatu yang besar. Terkadang, sebuah kehadiran, perhatian, atau waktu yang diberikan kepada orang lain justru memiliki makna yang jauh lebih dalam.
“Berbagi itu tidak harus sesuatu yang besar. Yang terpenting adalah keikhlasan dan kepedulian kita kepada sesama,” ujarnya.
Danrem pun berharap, kebersamaan sederhana tersebut tidak hanya menghadirkan kegembiraan bagi anak-anak pesantren, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian dan kebersamaan bagi prajuritnya.
Mungkin makan siang tersebut hanya berlangsung dalam waktu singkat. Namun bagi anak-anak Pondok Tahfidz Quran Al Jaliil, kebersamaan itu bisa menjadi sebuah kenangan yang tersimpan cukup lama dan begitu berarti.
Tidak ada komentar