Dandim Sidoarjo Dampingi Kunjungan Staf Kepresidenan, Pastikan SPPG Al Amanah Junwangi Bersih dan Layak

waktu baca 3 menit
Jumat, 4 Sep 2026 06:47 0 5 Mei Swandini

Indobangkit.com Sidoarjo – Komitmen pemerintah dalam memastikan kualitas pelayanan program pemenuhan gizi masyarakat terus mendapat perhatian. Hal tersebut terlihat dalam kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) bersama rombongan Staf Kepresidenan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pondok Pesantren Modern Al Amanah, Desa Junwangi, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (04/09/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk melihat secara langsung kesiapan dan kondisi SPPG, khususnya dari aspek kebersihan lingkungan, dapur pengolahan makanan, serta tata kelola pelayanan yang mendukung penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat.

Setibanya di SPPG Pondok Pesantren Modern Al Amanah, Menteri PPPA beserta rombongan disambut langsung oleh KH. Nur Kholis selaku pengasuh pondok pesantren sekaligus penanggung jawab SPPG. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PPPA bersama rombongan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah bagian SPPG. Salah satu perhatian utama adalah kondisi kebersihan lingkungan dan area dapur yang menjadi tempat pengolahan makanan.

Rombongan melihat secara langsung kondisi dapur, kebersihan fasilitas, serta proses penyiapan makanan. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pelayanan berjalan dengan baik dan memenuhi aspek kebersihan serta keamanan pangan.

Kehadiran unsur TNI, Polri, pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait menunjukkan adanya sinergi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan program pelayanan gizi di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat terlaksana secara optimal.

Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa TNI, khususnya Kodim 0816/Sidoarjo, siap mendukung setiap upaya pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami dari Kodim 0816/Sidoarjo akan terus mendukung dan bersinergi dengan pemerintah daerah maupun seluruh pihak terkait dalam memastikan setiap program yang menyentuh kepentingan masyarakat dapat berjalan dengan baik. Peninjauan seperti ini penting untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan, sehingga apabila terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki, dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Dandim.

Menurutnya, aspek kebersihan dan ketertiban dalam pengelolaan SPPG merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kebersihan dapur, kualitas pengolahan makanan, serta kedisiplinan dalam setiap tahapan pelayanan harus menjadi perhatian bersama. Kita ingin makanan yang diberikan bukan hanya bergizi, tetapi juga diproses dengan standar kebersihan dan kehati-hatian yang baik. Dengan demikian, manfaat program benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Letkol Inf Abraham juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dan koordinasi yang solid antara pengelola SPPG, pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh unsur terkait.

“Yang paling utama adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga kepercayaan masyarakat. Semua pihak harus memiliki kepedulian dan tanggung jawab yang sama. Dengan koordinasi yang kuat, pengawasan yang baik, serta kepedulian terhadap kebersihan dan kualitas makanan, kita berharap pelayanan SPPG dapat terus ditingkatkan,” tegasnya.

Usai melakukan pengecekan dan peninjauan di SPPG Pondok Pesantren Modern Al Amanah, Menteri PPPA beserta rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Pondok Pesantren Mambaul Hikmah, Tanggulangin, untuk melaksanakan agenda kunjungan berikutnya.

Seluruh rangkaian kunjungan kerja Menteri PPPA bersama rombongan Staf Kepresidenan di SPPG Pondok Pesantren Modern Al Amanah, Desa Junwangi, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, berlangsung dalam keadaan tertib, aman, dan lancar.

Kunjungan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda pemantauan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga keberadaan SPPG benar-benar mampu memberikan manfaat serta mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat secara berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA