Danrem Bhaskara Jaya Ajak Pelajar SMA Kartika Jadikan Refleksi Diri sebagai Jalan Menuju Indonesia Jaya.

waktu baca 3 menit
Jumat, 11 Sep 2026 23:12 0 3 Mei Swandini

Indobangkit.com Surabaya – Masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh seberapa tinggi ilmu yang dimiliki generasi muda, tetapi juga oleh seberapa kuat karakter, kepedulian dan rasa tanggung jawab mereka terhadap bangsa. Pesan itulah yang disampaikan Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, saat memberikan wawasan kebangsaan kepada 239 siswa-siswi SMA Kartika IV – 3 Surabaya, Jumat (11/9/2026).

Didampingi Kasiintel Korem 084/BJ serta Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Korem 084 Cabang IV /Brawijaya, Ny. Nilam Kohir, Danrem hadir membawa tema “Refleksi Diri untuk Indonesia Jaya.” Di hadapan para pelajar SMA Kartika IV Surabaya, Jalan Brawijaya No. 38, ia mengajak generasi muda untuk tidak hanya sibuk memikirkan apa yang ingin dicapai, tetapi juga berani melihat ke dalam diri, memahami kekurangan dan terus memperbaiki diri.

Menurut Brigjen TNI Kohir, refleksi diri merupakan langkah sederhana namun penting untuk membentuk pribadi yang tangguh. Dari sana, seseorang belajar mengenali potensi, mengevaluasi kesalahan dan menentukan arah kehidupan dengan lebih baik. Nilai tersebut, kata dia, menjadi modal penting bagi pelajar yang kelak akan mengambil peran dalam berbagai bidang pembangunan bangsa.

“Anak-anak sekalian adalah bagian dari masa depan Indonesia. Karena itu, mulai dari sekarang harus membangun karakter, disiplin, kejujuran, rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap sesama. Jangan takut mengakui kekurangan, karena dari situlah kita belajar untuk menjadi lebih baik,” tegas Danrem.

Danrem juga menekankan bahwa wawasan kebangsaan tidak cukup hanya dipahami sebagai pengetahuan tentang negara, Pancasila atau sejarah perjuangan bangsa. Wawasan kebangsaan harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, mulai dari menghormati orang lain, menjaga persatuan, bijak menggunakan media sosial, menjauhi perundungan, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Di hadapan ratusan pelajar tersebut, Brigjen TNI Kohir mengingatkan bahwa tantangan generasi muda ke depan semakin kompleks. Kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi harus diimbangi kemampuan menyaring informasi, berpikir kritis dan tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, generasi yang hebat bukan hanya mereka yang berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu menjaga integritas dan memberikan manfaat bagi orang lain.

Danrem berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi para siswa untuk melakukan perubahan nyata dalam diri masing-masing. “Saya berharap dari sini lahir generasi muda yang percaya diri, berkarakter, memiliki semangat persatuan dan tidak mudah menyerah. Jadilah anak-anak yang mampu membawa kebaikan bagi keluarga, sekolah, masyarakat dan pada akhirnya bagi Indonesia,” harapnya.

Pesan itu menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju Indonesia jaya sesungguhnya dapat dimulai dari langkah yang sangat sederhana: berani bercermin kepada diri sendiri. Ketika seorang pelajar mau belajar dari kesalahan, menghargai perbedaan dan terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik, pada saat itulah ia sedang mengambil bagian dalam menyiapkan masa depan Indonesia.
(Prnrem 084).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA