Babinsa Krian Bantu Padamkan Kebakaran Gudang Palet Bekas di Sidorejo

waktu baca 4 menit
Sabtu, 12 Sep 2026 02:04 0 10 Mei Swandini

Indobangkit.com SIDOARJO – Kepedulian dan kesiapsiagaan Babinsa dalam membantu masyarakat kembali terlihat saat terjadi kebakaran di sebuah gudang jual beli palet bekas milik Bapak Fauzi yang berada di Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (11/9/2026) malam.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 19.15 WIB. Babinsa Koramil 0816/09 Krian, Peltu Hasan Basri, turut bergerak membantu proses penanganan kebakaran bersama petugas Pemadam Kebakaran (PMK) dan warga sekitar.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Bapak Iwan (49), warga Desa Sidorejo yang bekerja di lokasi gudang. Saat berada di sekitar tempat kejadian, saksi melihat adanya kobaran api di dalam gudang yang digunakan sebagai tempat penyimpanan palet bekas.

Melihat kondisi tersebut, Bapak Iwan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran sekaligus meminta bantuan kepada warga dan tetangga di sekitar lokasi. Sambil menunggu kedatangan armada PMK, warga berupaya melakukan pemadaman awal dengan menggunakan peralatan seadanya agar api tidak semakin meluas.

Tidak berselang lama, sejumlah armada pemadam kebakaran tiba di lokasi. Sebanyak empat unit mobil PMK dari Krian dikerahkan untuk menangani kobaran api. Selain itu, satu unit ambulans juga berada di lokasi sebagai bagian dari kesiapsiagaan selama proses penanganan berlangsung.

Setibanya di lokasi, petugas pemadam kebakaran bersama Babinsa dan masyarakat langsung melakukan upaya pemadaman pada titik-titik yang masih menimbulkan kobaran api. Dalam proses penanganan, mobil pemadam kebakaran dari wilayah Waru turut tiba dan memperkuat upaya pemadaman.

Setelah dilakukan penyemprotan secara intensif, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melanjutkan dengan proses pembasahan (pendinginan) di seluruh area terdampak guna memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Peltu Hasan Basri turut membantu mengamankan situasi di sekitar lokasi serta berkoordinasi dengan petugas dan warga agar proses pemadaman dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. Kehadiran Babinsa juga menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus membantu mengantisipasi kemungkinan terjadinya dampak lanjutan.

Berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran, Babinsa, serta kepedulian masyarakat sekitar, proses pemadaman dan pembasahan dapat diselesaikan dengan baik. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Sementara itu, dari kejadian tersebut dilaporkan gudang penyimpanan palet bekas mengalami kerusakan dan sebagian besar habis terbakar. Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai ± Rp100 juta. Adapun penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan pendalaman pihak terkait.

Babinsa Koramil 0816/09 Krian Peltu Hasan Basri menyampaikan bahwa dalam setiap kejadian yang terjadi di wilayah binaannya, Babinsa akan berupaya hadir dan membantu masyarakat sesuai dengan kemampuan serta kewenangannya. “Saat mengetahui adanya kebakaran, yang paling utama adalah memastikan keselamatan warga dan mencegah api agar tidak merembet ke bangunan maupun lingkungan di sekitarnya. Kami bersama petugas pemadam kebakaran dan warga berusaha melakukan penanganan secepat mungkin,” ungkapnya.

Menurutnya, respons cepat dari masyarakat sangat penting dalam menghadapi kejadian kebakaran. Tindakan awal seperti segera menghubungi petugas pemadam kebakaran, menjauhkan warga dari area berbahaya dan memberikan akses bagi kendaraan PMK untuk menuju lokasi dapat membantu mempercepat proses penanganan. “Kami mengapresiasi kepedulian warga yang langsung memberikan informasi dan membantu penanganan awal. Namun, masyarakat juga harus tetap mengutamakan keselamatan diri dan tidak mendekati titik api apabila kondisi sudah membahayakan,” tambah Peltu Hasan Basri.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di tempat yang digunakan untuk menyimpan material yang mudah terbakar. “Kebakaran dapat terjadi kapan saja dan sering kali berkembang dengan cepat. Karena itu, pemeriksaan instalasi listrik, penataan barang yang aman, serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan merupakan langkah sederhana yang sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran,” jelasnya.

Peltu Hasan Basri menegaskan bahwa sinergi antara TNI, petugas pemadam kebakaran, aparat kewilayahan dan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam menghadapi situasi darurat. “Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bersama untuk semakin meningkatkan kewaspadaan. Ketika masyarakat dan aparat saling peduli serta bergerak cepat, risiko yang lebih besar dapat diminimalkan,” pungkasnya.

Seluruh rangkaian penanganan kebakaran gudang penyimpanan palet bekas di Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, berjalan dengan tertib, aman dan lancar.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA