
Indobangkit.com SIDOARJO – Perencanaan pembangunan yang berkualitas tidak hanya bertumpu pada program pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan menentukan skala prioritas. Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Ngelom Tahun 2026 yang berlangsung di Pendopo Kelurahan Ngelom, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (6/11/2026) pukul 19.00 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 0816/14 Taman, Serda Iwan, hadir sebagai bentuk dukungan TNI AD terhadap proses perencanaan pembangunan di tingkat kelurahan. Kehadirannya sekaligus menjadi wujud komitmen Babinsa dalam memperkuat komunikasi, menjaga sinergitas, serta mendorong terciptanya pembangunan wilayah yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama. Selanjutnya, Lurah Ngelom Akbar menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan Musrenbang. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Camat Taman Fauzi, S.STP., M.HP., serta pemaparan Ketua LPMK mengenai rangkuman usulan dan rencana pembangunan prioritas yang akan diajukan oleh Kelurahan Ngelom.
Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada penghimpunan aspirasi masyarakat, penyelarasan kebutuhan pembangunan, serta penentuan program prioritas yang dinilai memiliki manfaat nyata bagi warga. Keterlibatan unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, hingga pengurus lingkungan menjadi bagian penting untuk memastikan setiap usulan memperoleh perhatian secara proporsional.
Babinsa Koramil 0816/14 Taman, Serda Iwan, dalam kesempatan tersebut turut memberikan perhatian terhadap pentingnya komunikasi dan koordinasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung keberhasilan pembangunan. Menurutnya, Musrenbang merupakan ruang strategis untuk mempertemukan berbagai aspirasi, sehingga program yang direncanakan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat di lingkungan setempat.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran maupun banyaknya program yang direalisasikan, tetapi juga oleh kesesuaian pelaksanaannya dengan kebutuhan warga, pemerataan manfaat, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga dan merawat hasil pembangunan.
Selain itu, sinergi antara pemerintah kelurahan, TNI-Polri, LPMK, serta pengurus RT dan RW perlu terus diperkuat agar setiap tahapan perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan secara terarah, transparan, dan bertanggung jawab.
Kehadiran Babinsa dalam Musrenbang tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui komunikasi sosial dan keterlibatan dalam berbagai forum kemasyarakatan, Babinsa diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan unsur pemerintahan dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, harmonis, dan semakin maju.
Melalui Musrenbang Kelurahan Ngelom Tahun 2026, diharapkan berbagai usulan yang telah dihimpun dapat menjadi landasan dalam menentukan arah kebijakan pembangunan ke depan. Dengan mengedepankan musyawarah, kebersamaan, dan semangat gotong royong, pembangunan diharapkan tidak sekadar menghadirkan perubahan secara fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan publik, kesejahteraan, serta kualitas hidup masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, mencerminkan komitmen bersama dalam membangun Kelurahan Ngelom yang lebih baik melalui perencanaan yang partisipatif dan berkelanjutan.
Tidak ada komentar