
Indobangkit.com.SIDOARJO – Menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi akibat perubahan cuaca dan meningkatnya intensitas curah hujan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperkuat langkah antisipasi melalui Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam membangun kesiapan personel, memperkuat koordinasi lintas sektoral, serta memastikan ketersediaan sarana dan prasarana penanggulangan bencana.
Apel kesiapsiagaan dilaksanakan pada Jumat (6/11/2026), pukul 07.20 hingga 08.30 WIB, bertempat di Alun-Alun Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., dan diikuti Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Arh Muhammad Ansyari, S.E., M.Tr.Mil., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta berbagai unsur instansi terkait.
Turut mengikuti kegiatan tersebut para pejabat utama Polresta Sidoarjo, para Kapolsek jajaran, para Danramil jajaran Kodim 0816/Sidoarjo, serta seluruh Camat se-Kabupaten Sidoarjo.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan pasukan upacara. Selanjutnya, pemimpin upacara memasuki lapangan dan dilanjutkan dengan kedatangan pembina upacara yang disambut dengan kesiapan seluruh pasukan. Prosesi kemudian berlangsung secara khidmat melalui penghormatan pasukan, laporan pemimpin upacara, serta penyampaian sambutan oleh Bupati Sidoarjo selaku pembina upacara.
Dalam arahannya, Bupati Sidoarjo menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi berbagai potensi bencana hidrometeorologi. Kesiapan personel, kelengkapan peralatan, kecepatan respons, serta koordinasi antarlembaga menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana terhadap masyarakat.
Setelah penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa, laporan pemimpin upacara, penghormatan pasukan, serta menyanyikan Mars Tangguh Bencana. Usai rangkaian upacara, Bupati Sidoarjo bersama Forkopimda melaksanakan peninjauan terhadap berbagai peralatan dan perlengkapan siaga bencana yang disiapkan oleh instansi terkait.
Peninjauan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan operasional sarana pendukung penanggulangan bencana, sekaligus melihat secara langsung kondisi perlengkapan yang nantinya dapat dimanfaatkan ketika terjadi situasi darurat di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Arh Muhammad Ansyari, S.E., M.Tr.Mil. menyampaikan bahwa apel kesiapsiagaan ini merupakan langkah strategis untuk membangun kesamaan persepsi dan memperkuat sinergi seluruh unsur dalam menghadapi potensi bencana.
Menurutnya, penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, melainkan membutuhkan keterlibatan dan kepedulian bersama. Oleh karena itu, kesiapan personel, sarana prasarana, serta komunikasi dan koordinasi lintas sektoral harus terus ditingkatkan agar setiap potensi keadaan darurat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terukur.
Dandim juga menegaskan pentingnya kehadiran aparat kewilayahan untuk mendukung upaya mitigasi bencana melalui pemantauan kondisi wilayah, komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat, serta membantu penyampaian informasi apabila ditemukan indikasi potensi bencana.
Melalui keterlibatan Babinsa bersama unsur terkait di wilayah, diharapkan langkah antisipasi dapat dilakukan sejak dini sehingga risiko yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat maupun mengganggu aktivitas sosial dan perekonomian dapat diminimalkan.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, apel kesiapsiagaan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama. Kesiapan yang dibangun sebelum bencana terjadi menjadi salah satu kunci penting dalam mengurangi risiko serta mempercepat penanganan ketika keadaan darurat benar-benar terjadi.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, pemerintah kecamatan, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu mewujudkan Kabupaten Sidoarjo yang semakin tangguh, responsif, dan siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana.
Seluruh rangkaian Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026 berakhir pada pukul 08.30 WIB. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, mencerminkan soliditas serta kesiapan seluruh unsur dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Tidak ada komentar