
Indobangkit.com SIDOARJO – Komitmen TNI dalam mengawal pembangunan dan mendorong penguatan ekonomi masyarakat terus diwujudkan melalui pemantauan secara langsung di lapangan. Hal tersebut ditunjukkan Dandim 0816/Sidoarjo, Letkol Arh Muhammad Ansyari, S.E., M.Tr.Mil., saat melaksanakan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (6/11/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi fisik bangunan, perkembangan pekerjaan, sekaligus memastikan proses pembangunan KDKMP berjalan sesuai dengan target yang telah direncanakan.
Dalam peninjauan tersebut, diketahui bahwa progres pembangunan KDKMP Desa Jumputrejo telah mencapai 70,09 persen. Capaian tersebut menjadi perhatian tersendiri, mengingat masih diperlukan upaya percepatan agar pembangunan dapat segera diselesaikan dan nantinya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kedatangan Dandim disambut oleh Danramil 0816/15 Sukodono Kapten Arh Wahyu, Batuud Koramil 0816/Sidoarjo Peltu Wibowo, Babinsa Desa Jumputrejo Pelda Eko, serta Andalas selaku perwakilan kontraktor dari Pak Iwan.
Usai penyambutan, Dandim didampingi jajaran Koramil dan perwakilan kontraktor langsung meninjau sejumlah bagian bangunan, termasuk kondisi ruangan yang nantinya akan digunakan untuk mendukung aktivitas operasional KDKMP.
Peninjauan tersebut tidak sekadar menjadi agenda monitoring, tetapi juga merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab terhadap kualitas serta ketepatan waktu penyelesaian pembangunan. Melalui pengecekan langsung, berbagai kendala yang berpotensi menghambat pekerjaan dapat diketahui sekaligus dicarikan langkah penyelesaiannya.
Pada kesempatan itu, sekitar pukul 10.55 WIB, Letkol Arh Muhammad Ansyari memberikan arahan kepada Babinsa Desa Jumputrejo, Pelda Eko, terkait pelaksanaan tugas pemantauan dan pengawasan pembangunan KDKMP. Dandim menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan tanggung jawab Babinsa dalam mengawal proses pembangunan, termasuk dalam menghadapi dinamika serta lambatnya perkembangan pekerjaan yang melibatkan pihak subkontraktor.
Dandim juga memberikan perhatian khusus terhadap percepatan penyelesaian pembangunan KDKMP Desa Jumputrejo. Ia menegaskan bahwa sisa pekerjaan yang masih harus diselesaikan perlu segera ditindaklanjuti secara serius agar pembangunan tidak terus mengalami keterlambatan.
Selain memberikan apresiasi kepada Babinsa, Dandim juga meminta pihak subkontraktor yang dalam kesempatan tersebut diwakili Andalas agar meningkatkan keseriusan, tanggung jawab, serta intensitas pengerjaan di lapangan.
Menurutnya, penyelesaian pembangunan harus menjadi perhatian bersama. Koordinasi yang baik antara Babinsa, jajaran Koramil, dan pihak pelaksana pembangunan sangat diperlukan agar setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan target.
Dandim berharap KDKMP Desa Jumputrejo dapat segera dirampungkan sehingga keberadaannya mampu menjadi sarana pendukung kegiatan ekonomi masyarakat, memperkuat semangat gotong royong, serta membuka peluang bagi tumbuhnya kemandirian ekonomi desa.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, KDKMP diharapkan menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang mampu mendorong aktivitas ekonomi produktif, memperluas kesempatan usaha, dan memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan warga.
Rangkaian kunjungan kerja kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama pada pukul 11.05 WIB sebagai bentuk dokumentasi kegiatan. Seluruh rangkaian kunjungan Dandim 0816/Sidoarjo berakhir pada pukul 11.10 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0816/Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program pembangunan di wilayah teritorialnya. Pengawasan yang dilakukan secara langsung diharapkan mampu mendorong terciptanya pembangunan yang berkualitas, tepat sasaran, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Kehadiran TNI di tengah proses pembangunan bukan hanya untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi, menumbuhkan tanggung jawab, dan menghadirkan manfaat pembangunan yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Tidak ada komentar